BAGIAN I BLOGOR CHAIN POSTING tentang KULINER BOGOR
Bagian kedua dari tema ini akan dikarang oleh kang Asepsaiba (update: sudah dipublish! ), lalu diteruskan di bagian ketiga oleh kang Chandra Iman (update: sudah dipublish! ), dilengkapi oleh bagian keempat oleh kang Irvan Setya (update: sudah dipublish! ), dan Insyaallah pasti akan ditutup dengan akhir yang gemilang oleh kak Ismiati Azizah (update: sudah dipublish! )
*****
*griller di Hanamasa*
“Nes, balik ini ke Hanamasa lagi yuk!”
Yang merasa namanya dipanggil segera ingin mendongakkan kepalanya dari kolong meja, tapi apadaya ia lupa kalau masih berada di kolong meja.
…bletokk…
“WADAW!”
“Bhahahahahahahahahaa…”
Tawa menggema di ruangan seluas 81m² itu. Manusia-manusia tanggung itu dengan membahana menertawakan 1 objek yang kali ini sedang merengut bete sambil mengusap-usap ubun-ubun kepalanya.
“Orang gila! Pada jahat amat deh gue kepentok meja aja segini hebohnya.. Gimana kepentok laki cakep..” ujar Nesya dalam hati.
Nesya segera bangkit dari kursi kayunya menuju orang yang dia tuduh sebagai penyebab penertawaan massal dirinya itu.




